Sedangkan dia, orang yang menyelinap ke dalam hatiku, orang yang berusaha mencuri hatiku, dan orang yang sempat mewarnai hari hari ku, orang yang masih mencari tempat untuk menggantikanmu dihatiku.
Sejujurnya, aku tak mengerti akan hatiku.
Terkadang ketika aku melihatnya, ketika Ia memberi senyum terindahnya untukku, duniaku terasa teralihkan, duniaku terasa berputar 180 derajat. Ia mengubah pola pikirku akan engkau.
Senyum indahnya, mampu membuat aku tersenyum seharian, dan mampu mengantarkan aku terlelap tidur.
Namun, ketika aku terbangun bayang akan dia menghilang begitu saja. Dan akupun kembali mengingatmu, akupun kembali merasa kehilanganmu, aku kembali menangis karenamu:"
Sayang, begitu berartinya engkau untukku. Begitu dalamnya cintaku untukmu. Mengapa kau masih mengabaikanku? Mengapa kau masih mengejar Ia? Padahal sudah jelas aku yang mencintaimu:"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar